Sidrap – Pasar Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, pagi tadi diramaikan oleh kehadiran Babinsa Koramil 1420-04/Watang Pulu, Pelda Andi Akbar dan Sertu Ariswandi. Senin (14/4/2025).
Bukan sekadar kunjungan biasa, keduanya melakukan pemantauan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok, memastikan agar dapur masyarakat tetap mengepul dengan nyaman.
Hasilnya? Kabar baik untuk warga Sidrap! Harga sembako terpantau stabil dan ketersediaannya melimpah. Dari beras hingga minyak goreng, semuanya tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.
Babinsa bahkan sempat berbincang langsung dengan para pedagang, memastikan tidak ada kendala dalam distribusi barang.
Meskipun beberapa komoditas mengalami sedikit fluktuasi, secara keseluruhan situasi pasar terpantau kondusif. Berikut beberapa harga yang tercatat:
- Kakha FC Mengamuk di Ganggawa, Bulla Jadi Bintang Lapangan, Lasinrang Putra Dipulangkan Tanpa Poin
- Aroma Derby Selatan di Ganggawa, Makassar dan Pinrang Bentrok Bawa Harga Diri ke Sidrap Cup 2026
- Duel Dua Kekuatan Selatan Menggema di Ganggawa, Kakha FC dan Lasinrang Putra Berebut Tiket Prestise Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
– Beras: Mulai dari Rp 12.000/kg untuk beras biasa hingga Rp 17.000/kg untuk beras premium. Beras ketan pun tersedia dengan harga yang kompetitif.
– Protein: Ayam, ikan, dan telur tersedia dengan pilihan beragam dan harga yang relatif stabil. Daging sapi juga tersedia cukup di pasar.
- Kakha FC Mengamuk di Ganggawa, Bulla Jadi Bintang Lapangan, Lasinrang Putra Dipulangkan Tanpa Poin
- Aroma Derby Selatan di Ganggawa, Makassar dan Pinrang Bentrok Bawa Harga Diri ke Sidrap Cup 2026
- Duel Dua Kekuatan Selatan Menggema di Ganggawa, Kakha FC dan Lasinrang Putra Berebut Tiket Prestise Sidrap Cup 2026
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
– Sayur & Bumbu: Aneka sayuran dan bumbu dapur seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih terpantau melimpah dengan harga yang masih terjangkau.
Pelda Andi Akbar mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi pasar yang stabil.
“Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat. Kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan sembako,” ujarnya.
Kehadiran Babinsa di pasar bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Mereka siap menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan lokal.


Tinggalkan Balasan