SIDRAP, – Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong menegaskan komitmennya dalam menindak tegas aksi premanisme berkedok Organisasi Masyarakat (Ormas) yang menghambat Iklim Investasi di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dikonfirmasi pada, Sabtu (15/03/25).
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui Karo Penmas Divisi Humas Brigjen Pol. Trunotudo Wisnu Andiko menyoroti dampak negatif premanisme terhadap Iklim Investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. Ormas-ormas yang menyalahgunakan legalitas mereka untuk melakukan pemerasan, intimidasi, dan pungutan liar terhadap pelaku usaha menjadi perhatian utama dalam pemberantasan ini.
Kapolres Sidrap menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok yang mencoba mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan daerah.
“Kami akan memastikan Sidrap tetap menjadi wilayah yang aman dan kondusif bagi para Investor. Tidak boleh ada Ormas atau kelompok tertentu yang menyalahgunakan kewenangannya untuk menghambat investasi dengan tindakan premanisme,” ujar Kapolres.
- IP 300 Jadi Pembahasan Elite di Sidrap, Petani Sulsel Mulai Kumpul di Villa H. Pilli
- Mahasiswi Pendidikan Bahas Indonesia UMS Rappang Uji Skripsi Analisis Diksi
- Mahasiswi Prodi Bahasa Inggris UMS Rappang Paparkan Tesis Metode Belajar Bahasa Inggris Lebih Interaktif
- Lihat semua berita terbaru di Katasulsel
Sebagai langkah nyata, Polres Sidrap akan meningkatkan tindakan preventif dengan patroli, memperketat pengawasan terhadap aktivitas ormas yang mencurigakan, serta mengedukasi masyarakat untuk berani melaporkan segala bentuk tindakan pemerasan melalui Hotline 110.
Polres Sidrap bersama jajarannya berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan Iklim Investasi yang sehat dan bebas dari gangguan premanisme. (*)


Tinggalkan Balasan