Pinrang, Beritapubliknews.com — Warga Pinrang masih membicarakannya.
Kasus kematian seorang perempuan muda di sebuah kamar kost di Jalan Macan, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik.
Bukan hanya karena lokasi kejadian berada di pusat Kota Pinrang.
Tetapi juga karena penyelidikan polisi bergerak cepat hingga akhirnya menemukan pria berinisial MB (29), yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasus ini bermula pada 5 Agustus 2026.
Saat itu, seorang perempuan berinisial NIS (28) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kost yang berada di Jalan Macan, salah satu kawasan padat penduduk di Kota Pinrang.
Kabar tersebut segera menyebar.
Warga bertanya-tanya.
Apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar kost itu?
Siapa yang terakhir bersama korban?
Dan mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang kemudian menjadi fokus penyelidikan Satreskrim Polres Pinrang.
Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Prawira Wardany bersama jajarannya bergerak mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian.
Saksi-saksi diperiksa.
Lingkungan sekitar didatangi.
Dan yang tak kalah penting, rekaman CCTV di sejumlah titik ikut ditelusuri.
Di era modern, kamera pengawas sering menjadi saksi yang tak bisa berbohong.
Ia merekam tanpa memilih.
Menyimpan jejak tanpa mengenal siapa yang direkamnya.
Dalam kasus ini, CCTV menjadi salah satu kunci penting yang membantu penyidik menyusun arah penyelidikan.
Dari rekaman tersebut, polisi mulai memetakan pergerakan yang diduga berkaitan dengan perkara.
Jejak itu kemudian mengarah ke Kecamatan Batulappa, wilayah pegunungan yang berada di bagian utara Kabupaten Pinrang.
Tim gabungan Unit Resmob Satreskrim dan Unit Kamneg Satintelkam Polres Pinrang lalu bergerak ke Lingkungan Bulisu, Kelurahan Kassa.
Pencarian pertama belum membuahkan hasil.
Pria yang dicari tidak berada di rumah yang didatangi petugas.
Namun penyelidikan tidak berhenti.
Di sekitar lokasi, polisi menemukan sepeda motor Honda Beat warna pink-hitam yang diduga memiliki keterkaitan dengan hasil penelusuran CCTV.
Temuan tersebut menjadi petunjuk baru.
Arah penyelidikan semakin mengerucut.
Menariknya, polisi tidak hanya mengandalkan penyisiran lapangan.
Keluarga dan tokoh masyarakat setempat ikut diajak berkomunikasi.
Pendekatan persuasif dilakukan agar proses pencarian berjalan lebih efektif.
Langkah itu akhirnya membuahkan hasil.
Pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 11.50 WITA, MB berhasil ditemukan di sekitar Lingkungan Bulisu dan kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Mapolres Pinrang.
Kini fokus penyidik tidak lagi pada pencarian.
Fokus bergeser pada upaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum NIS ditemukan meninggal dunia di kamar kost tersebut.
Penyidik telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara, mulai dari sepeda motor, telepon genggam, pakaian, tas, hingga sejumlah perhiasan milik korban.
Seluruh barang itu akan menjadi bagian dari proses pembuktian.
Sementara itu, keterangan awal yang diperoleh penyidik masih terus didalami dan dicocokkan dengan alat bukti lain, termasuk hasil pemeriksaan saksi serta rekaman CCTV.
Bagi masyarakat Pinrang, kasus ini bukan sekadar berita kriminal biasa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sebuah kejadian yang terjadi di ruang tertutup sekalipun tetap bisa meninggalkan jejak.
Kadang jejak itu berupa barang.
Kadang berupa percakapan.
Dan kadang hanya berupa rekaman kamera yang diam-diam menyimpan cerita.
Kini warga Pinrang menunggu hasil penyidikan Polres Pinrang.
Karena setelah MB ditemukan, pertanyaan terbesar masih belum terjawab sepenuhnya:
Apa yang sebenarnya terjadi di kamar kost Jalan Macan pada malam sebelum NIS ditemukan meninggal dunia?


Tinggalkan Balasan